Heboh! Dua Pemuda Rimbo Recap Diserang, Bukan Aksi Geng Motor!
associatedgamer.com – Malam yang seharusnya tenang di Desa Rimbo Recap, Kecamatan Curup Selatan, berubah menjadi mencekam ketika suara deru sepeda motor dan teriakan panik warga memecah keheningan. Dua pemuda desa menjadi korban amukan sekelompok remaja tak dikenal, membuat suasana kampung mendadak ricuh.
Read More : Kriminal! Polisi Bongkar Jaringan Penjualan Narkoba Jenis Sabu Di Kalangan Mahasiswa Rejang Lebong!
Warga yang awalnya mengira itu ulah geng motor, dibuat terkejut setelah polisi mengungkap fakta berbeda. Insiden berdarah ini menyisakan luka mendalam dan ketakutan di tengah masyarakat. Apa sebenarnya yang memicu aksi brutal tersebut?
Kronologi Kejadian di Depan Balai Desa
Kedua korban, Riko dan Okta, saat itu tengah duduk santai di depan Balai Desa Rimbo Recap. Tanpa diduga, datang sekelompok remaja menggunakan belasan sepeda motor dan langsung menyerang mereka secara membabi buta. Akibatnya, kedua korban mengalami luka cukup parah. Salah satu di antaranya bahkan harus dirawat intensif di RSUD Rejang Lebong karena luka sabetan senjata tajam hingga jarinya nyaris putus.
Menurut kesaksian warga sekitar, para pelaku datang secara bergerombol dan membawa senjata tajam. “Jumlahnya banyak, mungkin lebih dari 10 orang. Ada yang bawa sajam juga,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.
Warga Cemas dan Minta Polisi Bertindak
Aksi kekerasan ini menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Banyak warga memilih tidak keluar rumah pada malam hari karena khawatir kejadian serupa terulang. Mereka berharap agar pihak kepolisian segera menangkap para pelaku dan mengungkap motif di balik pengeroyokan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong, Iptu Reno Wijaya, membenarkan laporan terkait kejadian ini. Ia menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif. “Korban sudah melapor ke Polres Rejang Lebong. Kasus masih dalam tahap penyelidikan,” ujarnya.
Baca juga: Infrastruktur! Proyek Jembatan Penghubung Desa Di Rejang Lebong Terbengkalai, Warga Protes Keras!
Polisi Tegaskan, Bukan Ulah Geng Motor
Meskipun sempat muncul dugaan bahwa aksi tersebut dilakukan oleh geng motor, polisi menegaskan hal itu tidak benar. Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP Sinar Simanjuntak, menuturkan bahwa insiden ini bukanlah aksi geng motor, melainkan dipicu oleh ketersinggungan antar remaja. “Dari hasil penyelidikan sementara, mereka ini hanya sekelompok remaja yang tersinggung hingga terjadi pengeroyokan. Bukan geng motor,” tegas Sinar.
Polisi Buru Pelaku dan Dalami Motif
Hingga kini, Satreskrim Polres Rejang Lebong terus memburu para pelaku yang diduga masih berstatus pelajar. Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, untuk mengungkap siapa saja yang terlibat. “Setelah semua pelaku tertangkap, baru bisa dipastikan motif dan kronologi lengkapnya,” pungkas AKP Sinar.